Fitur baru yang di keluarkan oleh facbook akan menjadi masalah besar bagi pengguna Facebook, fitur baru tersebut adalah “Timeline”. Dalam konferensi tahunan f8 yang berlangsung di San Francisco, California, Amerika Serikat, CEO Facebook Mark Zuckerberg menjelaskan versi baru ini didasarkan pada ide “timeline pribadi” yang menceritakan tentang perjalanan hidup atau ‘Story of your life’ pada si pemilik akun Facebook.
Namun siapa sangka bahwa kata peneliti yang dikutip dari ComputerWorld.com bahwa ‘Story of your life’ akan menjadi berkah bagi para perentas atau “Hackers”. Karena tampilan ‘Story of your life‘ memudahkan penjahat untuk menggali data untuk serangan rekayasa sosial, kata peneliti tersebut.
Timeline baru Facebook akan mempermudah penjahat dan orang lain untuk mencuri informasi pribadi dan akan mereka gunakan untuk memulai serangan berbahaya dan mencuri password, peneliti tersebut mengatakan.
Menurut CEO Facebook Mark Zuckerberg, Timeline adalah “kisah hidup Anda,“. ‘Timeline’ Ini adalah stream informasi pengguna yang berisi foto yang ia unggah, status yang pernah diupdate, aplikasi yang dipakai, dan lain-lain. Timeline akan merangkum peristiwa masa lalu yang penting dalam tampilan satu halaman.
Para peneliti tersebut adalah Sophos security researcher, seorang peneliti keamanan dar Sophos mengatakan” “Timeline membuat jauh lebih mudah bagi penyerang(hackers) untuk mengumpulkan informasi pada orang-orang dan bermaksud untuk kejahatan”
Penjahat dunia maya ( Cybercriminals ) sering menggali informasi pribadi dari situs jaringan sosial untuk merancang serangan yang ditargetkan, kata Wisniewski, dan Timeline akan membuat pekerjaan mereka menjadi lebih sederhana dan mudah.
Kerentanan akan serangan hacker bisa juga melalui pertanyaan keamanan Pasword”kata peneliti tersbut.
Meskipun saat ini pengaturan privasi Facebook akan berlaku untuk Timeline - membiarkan pengguna memutuskan siapa yang melihat status dan lainnya - dan Timeline dapat diedit untuk menghapus masa lalu yang memalukan, Wisniewski pesimis tentang keputusan pengguna.
Dalam survei Sophos pada pada websitenya, hampir 50% setuju bahwa Timeline Facebook membuat khawatir pengguna, sementara sekitar 17% mengatakan mereka menyukai fitur baru tersebut. tetapi Wisniewski mengakui bahwa jajak pendapat ini mungkin tidak mencerminkan pendapat kebanyakan pengguna Facebook ‘
Namun siapa sangka bahwa kata peneliti yang dikutip dari ComputerWorld.com bahwa ‘Story of your life’ akan menjadi berkah bagi para perentas atau “Hackers”. Karena tampilan ‘Story of your life‘ memudahkan penjahat untuk menggali data untuk serangan rekayasa sosial, kata peneliti tersebut.
Timeline baru Facebook akan mempermudah penjahat dan orang lain untuk mencuri informasi pribadi dan akan mereka gunakan untuk memulai serangan berbahaya dan mencuri password, peneliti tersebut mengatakan.
Menurut CEO Facebook Mark Zuckerberg, Timeline adalah “kisah hidup Anda,“. ‘Timeline’ Ini adalah stream informasi pengguna yang berisi foto yang ia unggah, status yang pernah diupdate, aplikasi yang dipakai, dan lain-lain. Timeline akan merangkum peristiwa masa lalu yang penting dalam tampilan satu halaman.
Para peneliti tersebut adalah Sophos security researcher, seorang peneliti keamanan dar Sophos mengatakan” “Timeline membuat jauh lebih mudah bagi penyerang(hackers) untuk mengumpulkan informasi pada orang-orang dan bermaksud untuk kejahatan”
Penjahat dunia maya ( Cybercriminals ) sering menggali informasi pribadi dari situs jaringan sosial untuk merancang serangan yang ditargetkan, kata Wisniewski, dan Timeline akan membuat pekerjaan mereka menjadi lebih sederhana dan mudah.
Kerentanan akan serangan hacker bisa juga melalui pertanyaan keamanan Pasword”kata peneliti tersbut.
Meskipun saat ini pengaturan privasi Facebook akan berlaku untuk Timeline - membiarkan pengguna memutuskan siapa yang melihat status dan lainnya - dan Timeline dapat diedit untuk menghapus masa lalu yang memalukan, Wisniewski pesimis tentang keputusan pengguna.
Dalam survei Sophos pada pada websitenya, hampir 50% setuju bahwa Timeline Facebook membuat khawatir pengguna, sementara sekitar 17% mengatakan mereka menyukai fitur baru tersebut. tetapi Wisniewski mengakui bahwa jajak pendapat ini mungkin tidak mencerminkan pendapat kebanyakan pengguna Facebook ‘









Di kompasiana ada ini..!!|
mengutip tanpa sumber ya,,,??
hahha...!!
AKu juga yang menulis di kompasiana.
Ini juga rimah saya yang utama, kompasiana hanya cadangan mas..