
Sejak diluncurkanya Google+ versi beta, banyak orang cukup terkesima dengan fasilitas yang disediakan melalui jejaring sosial baru ini. Salah satu fasilitas yang dianggap oleh pengguna google+ sebagai fasilitas yang cukup bermanfaat dan membedakannya dengan facebook adalah circle atau lingkaran. Melalui circle pengguna google+ dapat mengatur semua orang sesuai dengan hubungan sosial di kehidupan nyata misalnya, ‘keluarga’, ‘rekan kerja’, ‘teman bermain musik’, dan ‘alumni’ dan lain sebagainya. Melalui lingkaran, kita dapat berbagi konten yang relevan dengan orang yang tepat dan mengikuti konten yang diposkan oleh orang lain yang menurut kita menarik. Misalnya, kita dapat mengeposkan pengumuman tentang pertunangan, kita hanya dapat menunjukkannya kepada orang-orang di lingkaran teman dan keluarga, atau lingkaran khusus yang relevan.
Keberadaan circle atau lingkaran ini seolah-olah menempatkan facebook pada jejaring sosial yang tidak memperhatikan privacy seseorang. Anggapan seperti ini rasanya agak sedikit berlebihan, karena Facebook sendiri juga menyediakan fasilitas untuk mengatur privacy penggunanya. Untuk berbagi posting (status, link atau video) dalam kaitanya dengan fungsi circle pada google+, memang secara ‘default’ Facebook hanya menyediakan beberapa pilihan yaitu dapat diperlihatan kepada semua orang, teman dari teman, teman saja atau beberapa orang yang ditentukan secara khusus.
silahkan klik disisni untuk melanjutkannya: Kompasiana








